Setelah berlakunya Undang – Undang No. 14 Tahun 2004 tentang Desa, ha; imi mampu menjadi kesempatan dalam pengembangan potensi  Desa seca...

POTENSI DESA MASARAN

/
0 Comments
Setelah berlakunya Undang – Undang No. 14 Tahun 2004 tentang Desa, ha; imi mampu menjadi kesempatan dalam pengembangan potensi  Desa secara mandiri menurut kebutuhan masing – masing dalam upaya mensejahterakan masyarakat. Sebelum kita membahas tentang potensi desa maka kita akan menelaah pengertian desa itu sendiri :
   ·            Menurut R. Bintarto Desa adalah perwujudan geografis yang ditimbulkan  oleh unsur – unsur fisiografis, social, ekonomi, politik kultural setempat dalam hubungan dan pengaruh timbal balik dengan daerah lain.
Masaran merupakan salah satu desa yang terletak di area akses jalan tol Suramadu. Desa Masaran juga  dekat dengan Kota Madya Bangkalan, lokasi yang strategis untuk perkembangannya butuh waktu sekitar 10 menit untuk menempuh dari desa Masaran ke Kota Bangkalan, dan butuh waktu sekitar 20 menit untuk menempuh  perjalanan dari Surabaya ke Desa Masaran melalui Tol Suramadu. Desa Masaran adalah desa yang terletak di kecamatan Tragah Kabupaten Bangkalan. Desa Masaran merupakan desa yang mempunyai banyak potensi dan memiliki terletak di kecamatan Tragah Kabupaten Bangkalan dapun potensi yang dimiliki desa Masaran ini beraneka ragam mulai agrikultur, perdagangan serta kerajinan bambo yang warga Masaran jadikan kereh atau tirai bamboo selai itu Desa Masaran terdapat industri gas, industri rumahan pembuatan kereh ( tirai bamboo), industri aspal dan masih banyak potensi lainnya.
Letaknya yang sangat strategis dekat dengan kota Surabaya tidak membuat desa tersebut menjadi desa yang mengabaikan budaya setempat. Masyarakat desa Masaran masih memegang teguh adat istiadat di Desa Masaran sampai sekarang. Desa ini mempunyai banyak potensi yang bisa dikembangkan guna menyejatrekan akan kehidupan masyarakat setempat terdapat sector – sector yang berpotensi untuk dikembangkan, antara lain sector pertanian, perdagangan, perindustrian, dan lain sebagainya.
Seperti yang telah dipaparkan tentang asal  mula desa Masaran, terbentuknya desa ini memiliki potensi  sangat beranekaragaman .
1)      Berdasarkan  komoditinya berikut potensi yang dimiliki desa Masaran :

v  BAMBU
      Bambu adalah tanaman jenis rumput – rumputan dengan rongga dan ruas dibatangnya. Bambu  memiliki  banyak tipe. Nama lain dari bamboo adalah buluh, aur, dan eru. Di desa Masaran pohon  bamboo adalah jenis tanaman yang  memiliki pertumbuhan paling cepat.  Masyarakat desa Masaran  memanfaatkan bamboo untuk membuat Kereh atau tirai bamboo yang memiliki nilai jual serta estetika tinggi. Namun produksi kereh ini hanya diperjual belikan secara local karena mereka belum memiliki akses dalam memenejemen hasil kerajinan kereh tersebut. Alhasil terkadang mereka membuat hanaya untuk di perjual belikan ke tetangga desa atau di pergunakan sendiri. Selain batang bamboo ada tunas bamboo yang bisa dimanfatkan untuk sayur yakni rebung ( tunas bamboo) biasanya tunas tersebut dimasak menjadi sayur lodeh, lumpia rebung dll. 

v  Kerajinan Terai Bambu
Terai bambu atau juga disebut Kerai / krey bambu adalah sejenis anyaman dari bambu yang dibelah kecil-kecil (bilah bambu) ,dianyam dengan menggunakan tali plastik atau ada juga yang menggunakan ijuk.
Kerai bambu sering digunakan sebagai penutup atau penghalau sinar matahari,bisa juga untuk pengahalau tampias air hujan. Kerai bambu sering dipasang diteras,pintu,jendela,garasi atau car port. Tetapi ada juga yang dipasang untuk ditempel di dinding.
Banyak juga rumah makan dengan desain tradisional juga menggunakan kerai bambu, dengan kerai bambu ini menambah kesan tradisional dan artistik. Kerai bambu sebenarnya banyak diproduksi diberbagai daerah,salah satunya terdapat di masaran laok.





v  PERTANIAN
     Pertanian menjadi potensi  Masaran karena mayoritas warga menjadi petani baik petani padi, jagung, kacang,  dan singkong (ditanam di perkarangan rumah). Sektor pertanian menjadi tumpuan roda perekonomian di desa Masaran. Adapun hasil dari    pertanian tersebut antara lain : padi, jagung, ketela, kacang, dan singkong  warga  setempat  memperjual belikan ke pasar dan sebagian dikonsumsi sendiri bersama keluarga. Hasil pertanian memiliki sumbangsih besar terhadap perekonomian desa. Mayoritas masyarakat mengkonsumsi makanan pokok  nasi dan jagung dan terkadang singkong.

v  PETERNAKAN
          Dalam hal ini peternakan memiliki sumbangsih dalam kesejahteraan masyarakat Desa Masaran namun dalam hal ini skala peternakan bisa dikatan skala kecil karena hewan yang diternakan adalah hewan unggas seperti bebek, enthok, ayam, dan  burung.

2  Potensi Desa berdasarkan SDM ( Sumber Daya Manusia) yang dimiliki oleh desa Masaran antara lain :
a)      Pendidikan
Masyarakat desa Masaran telah mengenal baik pendidikan baik dari tingkat dasar yakni SD, Madarah sampai tingkat atas SMA/ SMK bahkan sudah banyak yang mengenyam tingkat perguruan tinggi baik negeri ataupun swasta. Selain pendidikan formal di desa Masaran juga memiliki pendidikan non formal seperti rutinan ngaji di rumah tokoh masyarakat adapun santri mereka telah tergabung dalam majlis sholawat As - Syifa. Untuk generasi yang sebelumnya mereka hanya tercatat memiliki pengalaman pendidikan setingkat SD dan SMP bahkan adapula yang tidak pernah mengenyam pendidikan dikarenakan harus mecari nafkah dan memperbaiki perekonomian keluarga.
b)     Pekerjaan
Di desa Masaran mayoritas pekerjaan adalah petani, namun adapula yang berprofesi sebagai guru, TKI, Kuli bangunan, pedagang ( toko).
c)      Tingkat Kesehatan
    Adapun tingkat kesehatan desa Masaran tergolong baik karena meraka sudah melek kesehatan dan betapa pentingnya menjaga kesehatan, Di desa Masaran telah ada Bidan Desa yang siap untuk melayani warga Masaran.


You may also like

Tidak ada komentar:

Blog Archive

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *