A.       KONDISI GEOGRAFI DESA Masaran adalah Desa yang berada di Kecamatan Trageh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Indonesia. Dilihat...

DEMOGRAFI DESA

/
0 Comments
A.      KONDISI GEOGRAFI DESA
Masaran adalah Desa yang berada di Kecamatan Trageh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Indonesia. Dilihat dari segi geografis, Desa Masaran terletak di wilayah Kecamatan Trageh Kabupaten Bangkalan dengan luas ± 4,64 KM2. Batas-batas wilayah Desa Masaran sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Burneh, timur berbatasan dengan Desa Pacangan, utara berbatasan dengan Desa Pamorah dan selatan berbatasan dengan Desa Bancang.
Keadaan Topografi desa Desa Masaran adalah dataran sedang dengan ketinggian 24 m dpl., dengan suhu udara rata-rata 27 ̊ C, dan curah hujan rata-rata pertahunnya 35,32 mm/hari. Jarak Desa Masaran ke Pusat Pemerintahan :
Ke Kecamatan     : 5 Km
Ke Kabupaten      : 18 Km          
Jumlah dusun di Desa Masaran ada lima, yaitu dusun Mangger, dusun Masaran tengah, dusun Karang Bunut, dusun Masaran Laok, dan dusun Nyantren. KEPENDUDUKAN
Populasi penduduk di Desa Masaran ini tergolong rendah dibandingkan daerah lainnya di kecamatan Trageh. Jumlah penduduk  Desa Masaran pada tahun 2016 sebanyak 1.779 jiwa, dengan jumlah penduduk laki-laki sebanyak 901 jiwa dan perempuan sebanyak 878 kepala keluarga pada tahun 2016 seluruh 227 kepala keluarga.
Jumlah keluarga miskin pada tahun 2016 sebanyak 20 kepala keluarga, jumlah keluarga sejahtera sebanyak 115 kepala keluarga, jumlah keluarga mampu sebanyak 92 kepala keluarga.
B.       STUKTUR PEMERINTAHAN
Seperti desa lainnya, desa Masaran memiliki struktur pemerintahan yang digunakan untuk pembagian tugas desa menurut jabatan masing-masing. Secara umum desa dibawah naungan kepala desa. Berikut struktur desa secara umum:
Gambar 2.1 Gambar Struktur Pemerintahan Secara Umum
Kades menaungi 3 kaur, dengan struktur sebagai berikut:
            Gambar 2.2 Gambar Struktur Pemerintahan Berdasarkan Kaur
C.      MATA PENCAHARIAN
Sebagian besar penduduk Desa Masaran mata pencahariannya adalah sebagai Petani. Selain petani penduduk Desa Masaran mata pencahariannya sebagai pengerajin bambu, PNS, tukang kayu, pekerja bangunan dll. Berikut data mata pencaharian penduduk Desa Masaran:
No
Sektor
Jumlah
1
Pengerajin bambu
5
2
PNS
2
3
Sopir
8
4
Pekerja Bangunan
30
5
Tukang Kayu
1
7
Produsen krupuk
2
8
Peternak
40
9
Petani
556
Tabel 2.3 Tabel Mata Pencaharian Desa Desa Masaran

D.      SARANA PRASARANA
Seperti desa yang lainnya, desa Desa Masaran mempunyai sarana dan prasarana. Berikut ini sarana dan prasana yang dilihat dari berbagai sektor.
NO
SEKTOR
JUMLAH
KESEHATAN :
1
POSYANDU
1 Unit
2
PUSTU
1 Unit
3
BIDAN DESA
1 Orang
PENDIDIKAN :
1
TK / RA / BA
-
2
Madrasah Diniyah
1 Unit
3
SD / MI
1 Unit
4
SMP / MTs
-
5
PONPES / Yayasan
1 Unit
6
SMK
-
SARANA IBADAH :
1
MASJID
2 Unit
2
MUSHOLLA/LANGGAR
227 Unit
Tabel 2.4 Sarana Prasarana Desa Desa Masaran
E.       SOSIO CULTURAL
Masyarakat Masaran dikenal dengan sikap dan prilaku amaliyah keislamannya dengan shalawatan, kebersamaan dalam bergotong royong untuk kebaikan, hubungan famili yang akrab, baik karena ada hubungan darah maupun hubungan tetangga dan persahabatan. Masyarakat Masaran memiliki jiwa pekerja keras, ulet dan terampil. Hal ini dapat terlihat apabila terdapat kegiatan bersih desa.
Ada banyak budaya dan tradisi di Desa Masaran antara lain sebagai berikut:
1.       Ta’ziyah
Bila tetangga, kerabat dan orang yang dikenalnya meninggal dunia, maka tanpa diperintah masyarakat datang berta’ziah/melayat. Ini biasa dilakukan oleh ibu-ibu, sedangkan orang laki-laki datang melayat saat acara tahlil di malam hari ba’dha maghrib.
2.       Tahlilan 7 hari
Orang yang meninggal mulai dari malam pertama sampai ketujuh dibacakan tahlil oleh bapak-bapak, anak muda dan anak-anak kecil tanpa melalui undangan. Mereka datang atas kehendak sendiri hadir untuk baca tahlil. Biasanya pada malam ketujuh orang hadir  baca tahlil diberi konsumsi Mi instans. Adanya komsumsi tersebut mendorong anak-anak kecil berdatangan hadir baca tahlil.
3.       Jenguk Orang Sakit
Sudah menjadi tradisi bila saudara, tetangga, rekan kerja dan orang yang dikenalnya jatuh sakit dan off name di rumah sakit, maka masyarakat datang menjegukknya. Biasanya saat menjeguk, membawa sesuatu atau uang untuk disumbangkan pada yang sakit.
4.       Jenguk Orang Melahirkan
Ibu-ibu sudah terbiasa menjeguk kerabat, tetengga dan teman yang melahirkan dengan membawa peralatan bayi, terutama seorang ibu yang pernah malahiran dan dijeguk. Masyarakat merasa hutang budi dijeguk kapada orang-orang yang sudah menjeguknya saat dia melahirkan.
5.       Walimatul uruz
Sebelum susudah akad nikah dilansungkan, orang tua penganten laki-laki dan perempuan mengundang kerabat, tetangga dan teman dalam jumlah banyak guna bersama-sama membaca doa barokah/doa restu untuk kedua mempelai. Kemudian dilansungkan serah terima pengantin pria kepada Keluarga Penganten perempuan. Hal ini biasanya dilakukan oleh kiyai yang mewakili orang tua penganten pria.
6.       Pelet Kandung
Saat ibu hamil memasuki bulan ketujuh, Tenggkepan digelar dengan mengundang kerabat, tetangga dan teman guna bersama-sama membaca doa untuk keselamatan ibu dan anak yang akan dilahirkan ke dunia.
7.       Haul
Orang yang sudah meninggal dapat satu tahun dari waktu wafatnya, keluarganya menggelar haul dengan mengundang kerabat, tetangga dan teman gunabersama-sama membaca tahlil dan doa untuk Si Mayit.
8.       40 hari
Orang yang sudah meninggal dapat 40 hari dari waktu wafatnya, keluarganya menggelar acara 40 hari dengan mengundang kerabat, tetangga dan teman gunabersama-sama membaca tahlil dan doa untuk Si Mayit.
9.       100 hari
Orang yang sudah meninggal dapat 100 hari dari waktu wafatnya, keluarganya menggelar acara 100 hari dengan mengundang kerabat, tetangga dan teman gunabersama-sama membaca tahlil dan doa untuk Si Mayit.
10.    1000 hari
Orang yang sudah meninggal dapat 1000 hari dari waktu wafatnya, keluarganya menggelar acara 1000 hari dengan mengundang kerabat, tetangga dan teman gunabersama-sama membaca tahlil dan doa untuk Si Mayit.
11.    Selamatan
Sebelum berangkat ke Makkah, Calon jamaah haji menggelar acara selamatan  dengan mengundang kerabat, tetangga dan teman gunabersama-sama membaca doa agar selamat berangkat dan pulangnya.
12.    Seni Budaya
Shalawatan merupakan tradisi budaya di desa Masaran yang diadakan setiap malam jum’at h dengan menyanyikan shalawat kepada nabi dengan menggunakan alat musik hadrah. Selain dilaksanakan secara rutin setiap malam jum’at, diadakannya juga sholawatan safari yang dilaksanakan setiap 15 hari sekali di malam hari ba’da isya’.
F.       KONDISI SOSIAL EKONOMI
Desa Masaran terletak di kecamatan Trageh kabupaten Bangkalan, yang lokasinya berada dekat dengan jalan Tol Suramadu. Desa Masaran terbagi menjadi 5 dusun, yaitu Masaran Tengah, Masaran Laok, Nyantren, Karang Bunud dan Masaran Tengah dengan potensi sumber daya alam desa berupa bambu yang melimpah, sehingga masyarakat Desa Masaran banyak yang bekerja sebagai pengerajin bambu yang menghasilkan kerajinan tangan berupa kerai bambu. Mata Pencaharian terbesar di Desa Masaran adalah petani, terhitung sekitar 556 orang di desa Masaran adalah seorang petani, dan yang lainnya bekerja sebagai, kuli bangunan, peternak, tukang kayu, Pegawai Negeri dan sebagainya. Sebagian besar masyarakat Desa Masaran bekerja sebagai petani namun untuk mengisi waktu luang masyarakat mempunyai pekerjaan sampingan yakni pengerajin bambu karena sumber daya alam yang terbesar di Desa Masaran yakni bambu yang tumbuh subur di wilayah desa.
Desa Masaran yang letaknya strategis berada dekat dengan jalan akses menuju suramadu sehingga membuka peluang untuk warga membuka usaha mikro para warga desa Masaran untuk berjualan disekitar akses jalan suramadu. Sumber daya alam yang memadai memungkinkan kerajinan yang telah dibuat untuk di pasarkan sebagai oleh-oleh khas dari Desa Masaran.
Di Desa Masaran ada  beberapa industri antara lain industry kecil, pertokoan dan warung. Industry kecil ada 5 buah, industry pertokoan ada 77 buah sedangkan warung ada 13 buah. Semua industry ini dibuat dan dijalankan langsung oleh masyarakat Masaran.
Dari ketiga industry tersebut, industry pertokoan yang paling banyak dimana hampir semua rumah yang ada di Desa Masaran memiliki toko mulai dari warung makan dan toko-toko yang menjual kebutuhan sehari-hari dan yang lain. Sehingga kebutuhan yang di perlukan warga Desa Masaran bisa di penuhi. Namun sebagaian warga ada yang  masih  membeli barang keperluannya  di luar Desa Masaran yaitu di pusat pasar di Desa Tambing kecamatan Tragah.
G.      KLASIFIKASI KESEJAHTERAAN DESA
Persepsi kesejahteraan penduduk desa Desa Masaran juga dapat diukur berdasarkan kondisi kesehariannya mulai dari penghasilan, pekerjaan, dan tempat tinggalnya. Berikut beberapa klasifikasi kesejahteraan desa Desa Masaran:
1.      Berdasarkan Kelas Kesejateraan
INDIKATOR
KELAS KESEJAHTERAAN
KAYA
SEDANG
MISKIN
Penghasilan
Rp.3.000.000,-
Rp.1.500.000,-
± Rp.500.000,-
Pekerjaan
Pekerja bangunan dan tenaga kerja Indonesia
Pengerajin bambu, dan peternak (Sapi, kambing, ayam, dan bebek)
Petani, dan pekerja serabutan
Kendaraan Bermotor
Mobil dan sepeda motor
Sepeda Motor
Tidak punya motor
Rumah
Gedung berukuran nesar dan berlantai keramik
Gedung/kayu berukuran sedang dan berlantai keramik / tegel
Terbuat dari kayu / gedek (Tabing) berukuran kecil dan berlantai semen / tanah
Tabel 2.5 Klasifikasi Kesejahteraan Berdasarkan Kelas Kesejahteraan
2.         Berdasarkan Ciri-Ciri Masyarakat
CIRI-CIRI ORANG MISKIN
CIRI-CIRI ORANG MAMPU
Ø  Tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari
Ø  Tidak punya perhiasan (Emas)
Ø  Penghasilan kecil dan tidak tetap
Ø  Kerja petani
Ø  Makan kurang bergizi
Ø  Tidak punya WC
Ø  Banyak hutangan
Ø  Lantai tanah atau semen
Ø  Sekolah tidak tamat SD / maksimal SD
Ø  Banyak uang
Ø  Punya perhiasan banyak (Emas)
Ø  Rumah besar dan berlantai keramik
Ø  Perabot rumah lengkap
Ø  Pakaian atau HP bagus
Ø  Punya kendaraan bermotor
Ø  Makanan 4 sehat 5 sempurna
Ø  Bisa memenuhi segala kebutuhan
Ø  Berpendidikan ; minimal SMA hingga keperguruan tinggi
Tabel 2.6 Klasifikasi Kesejahteraan Berdasarkan Ciri-ciri Masyarakat Miskin dan Mampu


You may also like

Tidak ada komentar:

Blog Archive

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *